Penggunaan Obat Tetes Telinga untuk Mengatasi Gangguan Pendengaran

0
126
obat tetes telinga

Obat tetes tidak hanya digunakan untuk mengobati gangguan pada mata. Obat tetes ternyata dapat digunakan untuk mengatasi pendengaran menurun. Biasanya obat tetes telinga digunakan untuk mengbati infeksi ataupun sekadar membersihkan telinga. Namun, obat tetes ini tidak dapat digunakan sembarangan. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan obat tetes telinga.

Kondisi yang membutuhkan obat tetes telinga

Berikut beberapa kondisi yang mengharuskan menggunakan obat tetes telinga.

1. Radang telinga tengah kronis

Radang telinga tengah kronis biasanya ditandai keluarnya cairan di bagian telinga. Biasanya cairan akan menghilang sendiri tanpa menggunakan obat. Namun, jika tidak menghilang dan dirasa mengganggu, Anda dapat memeriksakannya. Biasanya dokter akan memberikan obat tetes telinga yang digunakan untuk mengatasi gangguan pada gendang telinga, sehingga dapat mencegah terjadinya infeksi dan peradangan. Radang telinga tengah kronis biasanya disebabkan iritasi, infeksi saluran pernapasan, dan alergi.

2. Radang telinga tengah akut

Obat tetes telinga juga digunakan untuk mengobati radang telinga tengah akut. Namun, fokus utama pengobatan gangguan pendengaran ini, tetap menggunakan obat oral. Radang telinga tengah akut dapat disebabkan karena infeksi virus dan bakteri, serta masalah pada saluran pernapasan. Selain itu, radang telinga ini juga biasanya terjadi pada anak yang mengalami flu dan batuk, serta menutupnya saluran eustachius.

3. Radang telinga luar

Radang telinga luar disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Selain itu, randang telinga luar juga dapat disebabkan rusaknya saluran telinga, kesalahan membersihkan telinga, ataupun masuknya air kotor ke dalam telinga.

Hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan obat tetes telinga

pakai obat tetes telinga

Menggunakan obat tetes telinga sebenarnya tidak sulit. Anda harus memperhatikan cara penggunaannya, agar gangguan telinga tidak semakin buruk. Jika digunakan secara sembarangan, maka dapat menyebabkan Anda menjadi tuna rungu.

Saat menggunakan obat tetes telinga, Anda harus memperhatikan dosis yang digunakan. Jika pendengaran menurun akibat infeksi bakteri, maka obat tetes mata harus mengandung antibiotik. Anda juga perlu memperhatikan anjuran penyimpanan obat. Ada obat tetes telinga yang harus disimpan di lemari es, ada yang tidak. Dianjurkan menyimpan obat tetes telinga pada suhu ruang yang tidak terkena sinar matahari langsung.