Minat Kerja Jadi PNS? Yuk Cek Informasi CPNS Disini…

Info CPNS

Diarylounge.com, Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2017 Tahap Kedua pada 61 Kementerian atau Lembaga, jumlah pelamar yang terdaftar pada Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) sampai tanggal 19 September 2017 sudah mencapai 657.841 orang.

Sekitar 62 persen pelamar terkonsentrasi pada 10 instansi kementerian, dimana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) paling banyak menerima pelamar yaitu sebanyak 92.306 orang. Jumlah pelamar untuk semua instansi diperkirakan masih akan terus bertambah karena masih tersisa 6 hari lagi untuk pendaftaran, dan akan ditutup pada 25 September 2017 nanti.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Herman Suryatman, sebelumnya mengemukakan kalau putaran sebelumnya hanya dua instansi, dengan banyaknya instansi yang membuka lowongan, berarti calon pelamar memiliki lebih banyak pilihan.

Para pelamar CPNS 2017 Tahap Kedua di 61 Kementerian atau Lembaga dihimbau untuk memperhatikan dan seteliti mungkin perihal masa pendaftaran online di laman pendaftaran resmi.

Dari ke-61 instansi tersebut, ada 13 instansi di antaranya yang tidak tergabung dalam Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) atau instansi bersangkutan memiliki portal/website/laman mandiri dalam rekruitmen CPNS.

Adapun ke-13 instansi non-SSCN tersebut, yakni Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kejaksaan Agung (Kejagung), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Sekretariat Negara (Setneg), Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Lembaga Administrasi Negara dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Tes Seleksi CPNS 2017
Sumber: JPNN

Berikut ini 10 Kementerian yang paling diminati pelamar CPNS 2017:

1. Kemendikbud dengan jumlah pelamar 92.306 orang, formasi: 300
2. Kemenkes: 77.706 pelamar, formasi: 1.000
3. Kemenkeu: 69.689, formasi: 2.880
4. Kejagung: 44.041 pelamar, formasi: 1.000
5. Kemenhub: 42.765 pelamar, formasi: 393
6. Kementan: 31.151 pelamar, formasi: 475
7. Kemensos: 27.241 pelamar, formasi: 160
8. Kemenristekdikti: 17.021 pelamar, formasi: 1.500
9. Kemen PUPR: 16.715 pelamar, formasi: 1.000
10. Kemenperin: 16.074 pelamar, formasi: 380

Hal apa saja yang perlu diperhatikan untuk daftar CPNS?

Setiap orang yang ingin menjadi pegawai negeri sipil pasti berharap bisa lulus seleksi dalam tes yang dilakukan. Demi usaha tersebut, calon pegawai negeri sipil yang mendaftar harus menjalani sejumlah tahapan.

Seleksi CPNS memang dilakukan secara bertahap. Agar tak merasa takut dan rendah diri saat menghadapi tes tersebut, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan, seperti dirangkum dari berbagai sumber berikut ini.

Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2017 Tanggal 31 Agustus 2017 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara Tahun Anggaran 2017, maka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan kesempatan bagi Warga Negara Indonesia untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Perhatikan metode pendaftaran

Jika ingin lulus seleksi begitu besar, pasti banyak yang perlu diperhatikan saat melakukan pendaftaran. Sejak tahun 2016, pendaftaran sebagai CPNS sudah dilakukan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Keunggulan sistem CAT ini menggunakan akses internet dimana pelamar bisa langsung mengetahui nilai yang diperolehnya usai mengerjakan soal. Namun, CAT tak hanya diterapkan pada tes kemampuan dasar (TKD) tapi juga diterapkan pada tes kemampuan bidang (TKB).

Keputusan CAT tersebut dinilai sebagai salah satu cara ujian yang transparan dan terbuka daripada cara manual yang menggunakan LJK. Agar lebih mudah dalam memahami penggunaan CAT, seseorang dapat berlatih terlebih dahulu dengan mengunduh aplikasi software CAT CPNS. Latihan tak hanya terkait dengan penggunaan CAT yang benar tetapi juga untuk berlatih menjawab soal yang diberikan.

Mengenal dan mempelajari jenis tes

Setiap tes yang dilakukan pasti memiliki nilai ambang batas (passing grade). Meski sudah berusaha sebaik mungkin, kadang seseorang harus rela mendapat nilai di bawah batas nilai yang telah ditetapkan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 20/2017 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2017, pemerintah telah mengatur dan menetapkan tiga kelompok materi soal seleksi kompetensi dasar (SKD).

Tiga kelompok soal tersebut adalah Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

TWK meliputi penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nilai-nilai empat pilar kebangsaan yakni, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Indonesia (sistem tata negara, sejarah, peran dalam regional dan global, dan kemampuan bahasa Indonesia).

Sedangkan untuk TIU biasanya dinilai dari kemampuan verbal seperti menyampaikan informasi secara lisan maupun tulisan. Selain itu, pelamar juga dinilai kemampuan numeriknya seperti penghitungan angka dan melihat hubungan di antara angka-angka. Kemampuan berpikir logis juga masuk di dalam tes ini.

Selanjutnya adalah TKP yang menilai pada integritas diri, semangat, kreativitas dan inovasi, orientasi pada pelayanan, orientasi pada orang lain, kemampuan beradaptasi, pengendalian diri, bekerja mandiri, kemampuan dan kemauan untuk belajar.

Usai melakukan SKD, pelamar juga diwajibkan untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Tes tersebut pun diatur dalam Permen PANRB Nomor 20/2017. Meski demikian, tidak semua peserta yang lolos passing grade dapat mengikuti SKB.

Ketentuan SKB hanya dapat diikuti paling banyak tiga kali jumlah kebutuhan pada masing-masing jabatan berdasarkan peringkat nilai seleksi kompetensi dasar.

Pelajari pola soal

Untuk masuk dalam seleksi CPNS, seseorang tentu saja harus berusaha keras dengan niat yang sungguh-sungguh. Persiapan yang matang tentu akan membantu dalam pengerjaan soal.

Dalam persiapan tersebut ada baiknya jka seorang pelamar mempelajari contoh soal tes CPNS. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui pola tes yang digunakan.

Saat seseorang sudah mengetahui pola tersebut maka dia sudah mengetahui alur untuk mengerjakannya. Oleh karena itu, jangan menganggap remeh latihan-latihan yang sewajarnya dilakukan sebelum tes berlangsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *