Fakta dan Mitos seputar Seks khusus Penderita Diabetes

0
28
masalah seksual penderita diabetes

Banyak informasi simpang siur soal urusan seks bagi penderita diabetes. Agar tak salah mengira, kenali fakta dan mitosnya berikut ini.

Penyakit diabetes yang tidak terkontrol akan mengubah seluruh fungsi tubuh, tak terkecuali fungsi seksual. Karena adanya perubahan itu, tak sedikit rumor yang beredar. Yuk kenali fakta dan mitos seputar seks khusus penderita diabetes berikut ini.

  • Mudah Terkena Infeksi Menular Seksual
penderita diabetes

Meski tidak menderita diabetes, seseorang bisa terkena mudah terkena infeksi menular seksual (IMS) bila pola hidupnya tak sehat. Misalnya dengan berganti-ganti pasangan dan kerap melakukan hubungan seks yang berisiko.

  • Sulit Orgasme

Hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah yang menyatakan bahwa wanita dengan diabetes akan kesulitan mengalami orgasme. Sehingga, anggapan ini bisa dipastikan hanya mitos.

  • Rentan Impotensi (Disfungsi Ereksi)

Akibat adanya kerusakan pembuluh darah yang memasok darah ke penis dan masalah saraf, kemampuan ereksi penderita diabetes memang akan terpengaruh.

  • Mengalami Ejakulasi Retrogade

Ejakulasi retrograde adalah kondisi air mani yang dikeluarkan berlawanan arah pada saat klimaks terjadi, yaitu ke dalam kandung kemih. Menurut beberapa dokter di Amerika Serikat mengklaim bahwa pria penderita diabetes rentan mengalami ejakulasi retrograde.

  • Vagina yang Kering

Adanya gangguan kelenjar akibat gangguan pembuluh darah membuat vagina penderita diabetes cenderung kering. Jadi, informasi ini memang benar adanya.

  • Rentan Mengalami Candidiasis Vagina

Selain kondisi vagina yang cenderung lebih kering, ada satu lagi faktaseksual yang biasanya dialami oleh penderita diabetes. Fakta tersebut adalah gangguan jamur pada vagina akibat perubahan pH.

Itulah beberapa fakta dan mitos seputar seks khusus penderita diabetes. Kini Anda sudah tahu mana yang benar, kan!