Alasan Laki-Laki Selingkuh Meski Punya Istri yang Sempurna

0
42
Alasan Laki-laki Selingkuh
Sumber Gambar: fanind

Diarylounge.com, Terima atau tidak, menggoda beberapa gadis sekaligus akan selalu menjadi hasrat dan fantasi terakhir dari mayoritas laki-laki. Dikagumi oleh wanita cantik dan menawan menjadi alasan laki-laki selingkuh.

Berikut alasan laki-laki selingkuh dan bahkan cenderung menginginkan banyak hubungan:

1. Menunjukkan kejantanan mereka
Inilah alasan mengapa laki-laki tak bisa berpegang pada satu perempuan. Bagaimana lagi dia bisa membuktikan kedewasaannya, dengan memiliki kemampuan untuk merayu banyak wanita cantik sekaligus?

2. Pernikahan yang tidak bahagia
Sering dikatakan bahwa pernikahan salah satu surga dunia. Tapi, pernikahan melibatkan keintiman fisik. Rasa frustrasi seksual dalam pernikahan bisa membuat suami menjauhkan istrinya yang dinikahi secara hukum. Tentu saja, laki-laki tak membutuhkan waktu yang lama, mereka dapat segera menikmati hubungan di luar nikah untuk melupakan masalah dalam rumah tangganya ini

3. Kekayaan
Uang tidak bisa membeli kesehatan dan kebahagiaan. Tapi uang pasti bisa membawa ke jalan kebahagiaan, meski mungkin itu ke jalur yang salah. Begitulah orang kaya dan berkuasa dapat memiliki banyak hubungan dengan gadis-gadis muda yang menawan, bahkan jika mungkin mereka adalah orang tua yang mengerikan!

4. Dominasi
Kita adalah masyarakat patriarkal, dimana dominasi laki-laki dalam keluarga adalah norma yang diterima. Bahkan laki-laki menikah terkadang menikmati kebebasan yang tak terkendali untuk memiliki banyak pernikahan sekaligus, tanpa ada perlawanan dari yang sah.

5. Ketergantungan berbau porno
Aneh, tapi sayang sudah jadi kenyataan! Kecanduan porno ternyata menjadi salah satu alasan utama laki-laki untuk menghindar dari komitmen dengan satu perempuan. Ketika seorang laki-laki memahami materi pornografi, ada beberapa cara untuk memiliki banyak pasangan untuk memiliki kesenangan duniawi, tentu saja dia merasa itu adalah cara terbaik untuk menikmati hidup, daripada menjadi loyal kepada satu perempuan.

6. Pengaruh media sosial
Gambaran seorang wanita yang digambarkan di media sosial selalu ada dari seorang gadis tak berdaya yang membutuhkan perlindungan laki-laki. Bahkan jika seorang gadis adalah seorang wanita pekerja, dia perlu mendapat izin dari ayahnya sambil berpesta, padahal anak laki-laki tidak harus melalui peraturan yang kaku semacam itu.

7. Rayuan perempuan
Yang terakhir tak selalu dari laki-laki yang tidak setia. Hal ini juga bisa disebabkan oleh efek rayuan oleh wanita! Jika seorang wanita menggoda laki-laki dengan gerakannya yang sensual atau mengenakan pakaian yang terbuka, laki-laki mana yang tidak akan mengejarnya? Dengan demikian, laki-laki ingin memulai urusan dengan beberapa wanita seperti itu, bukan karena mereka mencintai wanita-wanita ini, tapi karena wanita ini membangkitkan hasrat tersembunyi di dalamnya.

Memiliki istri cantik, penuh perhatian, dan hebat di ranjang ternyata bukan ukuran seorang suami betah di rumah. Ada beberapa hal yang mejadi alasan laki-laki selingkuh.

Seperti disampaikan psikolog seksual Zoya Amirin, secara sosiobiologi sifat laki-laki itu seperti sifat spermanya yang agresif dan cenderung sulit monogami. Artinya, dalam hubungan pernikahan, kecenderungan laki-laki untuk selingkuh memang lebih besar.

Menurut Zoya, dari banyak penelitian, ternyata faktor utama laki-laki selingkuh adalah tidak mampu mengkomunikasikan kebutuhannya. Misalnya dia sedang ingin mendapat perhatian dari istrinya, tapi tidak bisa memintanya. Dan khususnya di Indonesia, secara emosi perempuan lebih memerankan diri sebagai ibu dibanding sebagai istri.

Penyebab Utama Perselingkuhan Yang Belum Kamu Ketahui

Apakah kamu sering mengobrol mendalam dan panjang lebar, serta bertukar pesan singkat dengan lawan jenis yang bukan pasanganmu? Hati-hati. Jangan-jangan kamu sedang selingkuh hati.

Banyak orang mengira bahwa laki-laki akan meninggalkan istrinya untuk wanita yang lebih seksi atau lebih cantik. Sementara wanita akan meninggalkan suaminya demi laki-laki yang lebih mapan. Penelitian menemukan bahwa bukan itu masalah utama perceraian.

Lebih dari 80 persen mengaku berselingkuh bukan dengan wanita yang lebih menarik secara fisik dibandingkan istrinya. Alasan laki-laki selingkuh adalah bukan karena ingin berhubungan seksual dengan wanita yang bertubuh lebih seksi, tetapi lebih karena hilangnya kedekatan emosional dengan istrinya.

Sekitar 48 persen laki-laki mengakui bahwa mereka ingin dihargai oleh istri karena kerja kerasnya. Sayangnya, karena laki-laki lebih tidak ekspresif dibandingkan wanita, maka kemungkinan besar dia tidak akan membicarakan kebutuhannya ini kepada sang istri. Sebagai akibatnya, mereka merasa membutuhkan hubungan dengan intimasi emosional dengan orang lain.

Sepanjang perjalanan pernikahan, lama-kelamaan pasangan dapat menjadi kurang menghargai keberadaan satu sama lain. Penghargaan ini menjadi salah satu kunci utama membangun kedekatan emosional yang mungkin kemudian didapatkan dari orang lain. Penelitian menemukan bahwa hampir alasan laki-laki selingkuh di tempat kerja. Oleh karena laki-laki butuh pengakuan, maka umumnya wanita yang menjadi selingkuhannya adalah orang yang memuji dan mengagumi kerja kerasnya.

Perselingkuhan sering bermula dari perasaan sendiri, tidak bahagia, dan merasa diabaikan oleh pasangan mereka. Perselingkuhan umumnya menjadi cara sebagai peralihan sebelum mengakhiri pernikahan.

Perselingkuhan menjadi cara untuk mendapat perhatian yang diinginkan. Sebagian ingin mengakhiri pernikahannya, tapi belum berani melakukannya, sehingga menempuh perselingkuhan sebagai cara transisi. Selain itu, berselingkuh di masa saat mereka sedang rapuh atau mengalami perubahan besar di dalam hidupnya, seperti saat kehilangan pekerjaan atau kegagalan pada bisnisnya. Dalam masa-masa ini, selingkuh dianggap sebagai jalan keluar yang dapat menenangkan dirinya.

Alasan Laki-Laki Selingkug dengan Teman Kantor
Sumber Gambar: Spesialis Cinta
Selingkuh Hati

Alasan laki-laki selingkuh umumnya merasa bahwa ada yang kurang dalam pernikahannya. Sehingga ketika ada wanita lain yang dapat dia ajak bicara, dia merasa diperhatikan dan diinginkan.

Walau tidak selalu melibatkan kontak fisik, tapi selingkuh hati bukan berarti tidak salah. Banyak hubungan yang hanya bermula secara emosional ini berujung kepada hubungan seksual. Lebih jauh, selingkuh hati bahkan lebih berbahaya dibandingkan perselingkuhan fisik.

Pasangan yang melakukan hubungan seksual tidak selalu memiliki kedekatan dan kasih sayang. Namun sebaliknya, selingkuh hati melibatkan sisi emosional, yaitu keterhubungan, kedekatan, saling menyukai, dan pada akhirnya mencintai.

Oleh karena tidak melibatkan kontak fisik, sebagian orang sulit mengategorikan apakah mereka sedang mengalami selingkuh hati. Periksa tanda-tanda berikut untuk tahu apakah kamu pernah atau sedang berselingkuh hati.

1. Kamu ebih berhati-hati memilih pakaian untuk menarik perhatian orang lain itu.
2. Kamu memfokuskan banyak energi emosional pada orang tersebut. Kamu cenderung merasa sedih atau cemburu jika dia mengabaikanmu.
3. Kamu menceritakan hal seperti mimpi dan harapan yang bahkan tidak diketahui oleh pasangan resmimu.
4. Kamu merasa bersalah jika pasangan utamamu melihat kalian bersama.
5. Kamu menceritakan masalah rumah tanggamu.
6. Kamu menganggapnya penting dan sering meluangkan waktu untuk bisa bersamanya.
7. Kamu merahasiakan pertemuan dan obrolanmu dari pasangan resmi, termasuk pesan singkat dan surel.
8. Kamu merasa bergantung padanya secara emosional.

Oleh karena sulit dicerna oleh logika, perselingkuhan membuat seseorang mempertanyakan akal sehat mereka, sehingga bisa jadi merasa depresi, sering menangis, dan tidak dapat berkonsentrasi. Ini sebabnya orang-orang yang menjalani pernikahan monogami dengan benar-benar memegang janji suci mereka terbukti lebih sehat secara mental.

Tidak sedikit pernikahan yang kembali utuh setelah perselingkuhan. Semuanya membutuhkan peran dari kedua pihak untuk mengevaluasi diri, memaafkan, memberi waktu bagi satu sama lain, dan memperbarui komitmen, serta kedekatan emosional. Melibatkan pihak ketiga seperti terapis, psikolog, atau kerabat bisa membantu proses rekonsiliasi.