Robeknya Selaput Dara Jadi Tanda Penyebab Hilangnya Keperawanan?

0
164
Penyebab Hilangnya Keperawanan
Gambar: hellonesia

Diarylounge.com, Keperawanan hingga saat ini masih menjadi topik yang selalu hangat untuk dibicarakan. Penyebab hilangnya keperawanan selalu lekat dengan hubungan seksual dan sudah bisa ditebak bahwa seks adalah topik yang tak lekang dimakan zaman untuk selalu dibahas.

Selama ini anggapan yang umum beredar adalah penyebab hilangnya keperawanan adalah dengan robeknya selaput dara. Jadi, karena ketidaksengajaan yang dilakukan oleh wanita sehingga membuat selaput dara robek, maka wanita disebut sudah tidak perawan lagi.

Padahal tahukah Kamu bahwa anggapan ini salah?

“Banyak pemikiran bahwa seorang wanita yang belum melakukan hubungan seksual, maka selaput dara nya masih utuh dan pada melakukan hubungan seksual pasti akan keluar darah. Namun tentunya tanda fisik ini bukan menjadi suatu patokan utama terhadap penilaian tersebut, karena keperawanan seseorang hanya dapat diketahui melalui suatu pemeriksaan oleh ahli medis,” ujar dr. Deffy Leksani Anggar Sari.

Selaput dara merupakan selaput membran yang menutupi liang vagina. Selama ini, masih banyak orang yang menghubungkan penyebab hilangnya keperawanan seseorang karena robeknya selaput dara. Padahal, anggapan yang sudah terlanjur beredar luas itu sama sekali salah kaprah.

Anggapan mengenai selaput dara dan hubungannya dengan keperawanan sudah menggeser fungsi sebenarnya dari selaput dara yang semata-mata hanya sebagai pelindung vagina. Jadi, selaput dara tidak selayaknya menjadi ukuran keperawanan seorang wanita.

Berdasarkan penjelasan tersebut maka jelas bahwa sebenarnya robeknya selaput dara bukanlah satu-satunya penyebab hilangnya keperawanan. Sebab selaput dara sebenarnya sangatlah tipis dan beberapa aktivitas seperti olahraga atau mungkin jatuh dari sepeda sudah bisa menyebabkan selaput dara robek.

Penyebab Hilangnya Keperawanan
Gambar: Hellosehat
Selain Berhubungan Intim, Inilah Penyebab Hilangnya Keperawanan:

Untuk para wanita, tentu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya selaput dara. Selaput dara atau yang juga dikenal sebagai hymen, merupakan lipatan membran yang menutup sebagian luar organ intim wanita.

Biasanya, selaput dara berbentuk sabit dan sangat tipis. Selaput dara sendiri adalah bagian dari vulva atau organ genital bagian luar organ intim dan bisa berubah atau robek seiring berjalannya waktu.

Tidak sedikit orang yang mengaitkan selaput dara dengan keperawanan seseorang. Bisanya, orang akan menganggap jika wanita dengan selaput dara yang masih utuh alias tidak robek adalah wanita yang masih perawan dan belum melakukan hubungan intim. Sedangkan wanita yang selaput daranya telah robek adalah wanita yang sudah melakukan hubungan intim.

Tidak semua wanita yang masih perawan selaput daranya masih utuh alias tidak robek karena belum melakukan hubungan intim. Ada beberapa penyebab lain yang membuat selaput dara robek walaupun ia belum melakukan hubungan intim. Inilah beberapa hal yang bisa menjadi penyebab hilangnya keperawanan selain karena berhubungan intim.

1. Kecelakaan atau Cidera
Beberapa penelitian menyebutkan jika robeknya selaput bisa terjadi karena kecelakaan atau cidera dan membuat daerah kewanitaan terluka. Kecelakaan bisa terjadi saat seorang wanita masih kecil atau ketika ia remaja.

2. Bersepeda atau Berkuda
Wanita yang gemar melakukan aktivitas bersepeda, berkuda, senam atau berenang dan banyak menggerakkan kaki, ia akan rentan memiliki selaput dara yang pecah atau robek. Beberapa penelitian menemukan jika aktivitas seperti berkuda dan bersepeda adalah aktivitas yang memudahkan robeknya selaput dara.

3. Penggunaan Alat Medis Tertentu Saat Memeriksakan Organ Intim
Memasukkan alat medis tertentu ke dalam organ intim sebelum menikah atau berhubungan intim karena pemeriksaan organ intim juga dikatakan sebagai penyebab utama robeknya selaput dara.

Meski alat medis tersebut sangat kecil, ketika ia dimasukkan ke dalam organ intim dan mengenai selaput dara, hal ini akan memicu robeknya selaput dara.

4. Latihan Peregangan Yang Berat
Ketika seorang wanita melakukan pelatihan peregangan yang berat, hal ini juga akan menjadi penyebab robeknya selaput dara. Pada dasarnya, selaput dara setiap tidak sama. Ada yang sangat tipis dan mudah robek, ada pula yang cukup tebal dan sangat sulit untuk robek.

Ladies, itulah beberapa penyebab robeknya selaput dara selain berhubungan intim. Jika selaput dara robek ketika berhubungan intim, hal ini biasanya terjadi ketika penetrasi.

Tidak jarang robeknya selaput dara akan dibarengi dengan keluarnya darah dan nyeri pada organ intim. Meski begitu, ada beberapa selaput dara yang robek dan tidak menyebabkan keluarnya darah.