Swaddle Bath, Cara Memandikan Bayi Baru Lahir Agar Tidak Rewel

0
125
Cara Memandikan Bayi Baru Lair
Gambar: Drgreen

Diarylounge.com, Tidak mudah untuk membuat bayi senang di dalam bak mandi. Sebagian besar bayi cenderung akan menangis saat masa-masa awal dimandikan. Hal ini menyebabkan para orang tua sering terburu-buru memandikan bayi. Oleh karena itu para ibu perlu mengetahui cara memandikan bayi, agar tidak rewel saat dimandikan.

Waktu mandi merupakan kesempatan untuk berinteraksi dan merangsang seluruh indra bayi. Pengalaman tersebut penting untuk mendukung tumbuh kembang kognisi, emosi, juga kemampuan komunikasi sang buah hati.

Bayi yang baru lahir dianjurkan untuk mandi paling lama satu hari atau 24 jam setelah lahir. Untuk memudahkan pengalaman mandi pertama si kecil, para ibu bisa mencoba cara memandikan bayi metode swaddle bath.

Metode swaddle bath dilakukan dengan membalut longgar tubuh bayi dengan selimut. Kemudian rendam bayi hingga bagian bahu ke dalam air hangat dengan suhu sekitar 35 derajat celcius. Swaddle bath berlangsung sekitar 5-10 menit. Buka balutan selimut dengan perlahan untuk membersihkan bagian perut, tangan, dan kaki bayi. Setelah selesai, balut kembali dengan selimut.

Metode mandi bayi swaddle bath dikenalkan oleh UC Health Poudre Valley Hospital di Colorado, Amerika Serikat, ini membuat bayi rileks. Bahkan kebanyakan bayi tertidur ketika dimandikan.

“Ketika mandi dengan spons, bayi cenderung menangis lalu menimbulkan suasana yang cukup dramatis bagi orang tua dan bayi,” kata suster Edna

Berdasarkan penelitan dari staf rumah sakit, hanya sekitar 38 persen bayi menangis ketika menjalani swaddle bath. Sedangkan, 93 persen bayi menangis ketika dimandikan dengan spons.

Bayi tidak perlu dimandikan setiap hari, melainkan cukup 2-3 kali seminggu. “Mandi setiap hari bisa menyebabkan iritasi kulit dan mengurangi kelembapan alami kulit bayi. Cukup lap organ vital dan anus dengan air hangat setiap kali ganti popok, dan cuci wajah serta leher anak setiap selesai makan dengan air hangat,” ucap Edna.

Buka balutan selimut dengan perlahan, bersihkan kaki dan tangan bayi dan balut kembali. Cara yang diperkenalkan UC Health Poudre Valley Hospital ini membuat bayi rileks. Bahkan kebanyakan bayi tertidur ketika dimandikan.

“Ketika mandi dengan spons, bayi cenderung menangis. Hal ini cukup dramatis untuk kedua orang tua dan bayi,” ucap suster Edna Sailer dari UC Health Poudre Valley.

Swaddle Bathing Adalah Cara Memandikan Bayi yang Ampuh Tenangkan Bayi Rewel Saat Mandi

Menurut Castaneda, ritual mandi bukan hanya saat anak dimasukkan ke dalam bak lalu dibersihkan. Namun dimulai sejak persiapan hingga setelah selesai mandi. Seluruh ritual tersebut harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Kendalanya adalah bayi tidak selalu merasa nyaman kala hendak dimandikan. Itu umumnya dikarenakan bayi kerap merasa kedinginan akibat tidak berpakaian. Castaneda membagikan beberapa saran bagi orang tua yang kesulitan menenangkan bayi yang rewel saat dimandikan.

“Mulanya kita bisa mengusapkan minyak bayi untuk menjaga agar bayi tetap hangat,” tuturnya. Di akhir ritual mandi, si kecil pun hendaknya dibaluri bedak dan dipakaikan pelembap.

Jika tidak mempan, Castaneda mengungkapkan ayah bunda dapat mencoba metode yang disebut dengan swaddle bathing, yakni membalut tubuh bayi dengan swaddle clothes saat dimandikan. Swaddle clothes di Indonesia populer dengan sebutan kain bedung.

“Bayi dibaluti dengan kain bedung seperti saat ia baru dilahirkan. Ini akan membuat bayi merasa terlindungi seperti berada dalam rahim ibunya lagi,” kata Castaneda.

Ia menambahkan, “Swaddle bathing adalah ritual yang dapat dicontoh untuk membuat bayi merasa nyaman saat dimandikan. Bayi dibersihkan bagian tubuhnya satu per satu, misalnya mulai dari tangan. Sementara tangan dibersihkan, bagian lain tetap dibalut kain.”

Adapun cara lain yang dapat dilakukan adalah mendistraksi perhatian si kecil dengan hal yang menarik baginya, misalnya memutarkan musik atau memperlihatkan benda-benda yang bergerak.

“Musik yang dimainkan atau sesuatu yang bergerak secara visual akan mendistraksi bayi sehingga baik bayi maupun ibunya akan merasa lebih rileks,” kata Arun Viswanath, Fragrance Expert.

Viswanath melanjutkan, “Saat itu ibu dan bayi akan mulai membangun kedekatan. Hingga akhirnya bayi berhenti menangis.”

Ia juga mengungkapkan aroma yang akrab dan menyenangkan akan meningkatkan suasana hati bayi sehingga lebih bahagia kala waktu mandi tiba.

“Pilihlah aroma-aroma yang segar dan menyenangkan,” tandas pakar asal India tersebut.

Hindari 7 Hal Ini Saat Memandikan Bayi Baru Lahir

Memandikan bayi baru lahir memang menjadi salah satu momen yang sangat istimewa bagi orangtua baru. Namun, terkadang aktivitas ini juga bisa menjadi momen yang menakutkan dan menegangkan karena bayi baru lahir memang terlihat masih sangat rapuh, ketika tanpa baju dan terlihat sulit untuk bergerak di dalam air.

Terlepas dari semua itu, sadarkah Mama terkadang masih sering melakukan kesalahan di dalam memandikan bayi baru lahir? Ini dia beberapa kesalahan yang masih umum dilakukan ketika sedang memandikan bayi:

Memandikan Bayi Setiap Hari

Mungkin Mama ingin memastikan bahwa si kecil selalu di dalam kondisi yang bersih. Namun, apakah Mama tahu bahwa memandikan bayi setiap hari justru membuat kulitnya kering? Tidak hanya itu, bayi juga sebenarnya tidak perlu dimandikan setiap hari karena tubuhnya tidak kotor. Mama bahkan bisa hanya menyeka wajah dan tubuhnya menggunakan waslap sehingga bayi terlihat lebih segar.

Mengabaikan Rasa Tidak Nyaman Bayi

Rasa tidak nyaman yang terkadang ditunjukkan ketika merasa tidak suka untuk dimandikan. Tips memandikan bayi baru lahir yang menangis saat akan mandi ini adalah dengan melakukan alternatif seperti mengusap mata dan wajah bayi dengan menggunakan waslap yang sebelumnya dicelupkan ke dalam air hangat. Setelah bagian wajah, Mama bisa melanjutkan untuk membasuh bagian tubuh bayi lainnya dengan trik yang sama.

Tidak Menggunakan Sabun Khusus Bayi

Sabun biasa memang akan memberikan busa yang banyak. Tapi tahukah Mama, bahwa inilah penyebab kulit bayi menjadi kering? Memandikan bayi, wajib menggunakan sabun dan shampoo yang diproduksi secara khusus untuk kulit bayi dengan kandungan pH netral.

Sekarang ini sudah ada begitu banyak pilihan produk yang dapat Mama pilih sebagai bahan pertimbangan. Baca baik-baik kandungan yang ada di dalamnya sebelum Mama memutuskan untuk membeli dan menggunakannya saat memandikan bayi.

Tidak Menyadari Kesalahan Kecil Penyebab Kulit Bayi Kering

Mama memang harus mengingat bahwa kulit bayi memang pada dasarnya sangat mudah berubah menjadi kering. Oleh karena itu, jangan lupa mengaplikasikan krim khusus bayi yang bisa menjaga kelembapan kulitnya. Terutama setelah mandi.

Bergonta-ganti Shampo Untuk Mencuci Rambut Bayi Baru Lahir

Menurut Dr. Rini Sekartini, SpOg., bayi baru lahir cukup keramas sebanyak dua kali dalam seminggu. Selain itu, gunakan shampo yang sesuai dengan jenis rambut bayi. Hindari bergonta-ganti produk shampo dan perhatikan keamanannya. Jangan lupa untuk membersihkan kerak-kerak yang mungkin terdapat pada kulit kepala bayi. Jika berat bayi masih di bawah 2 – 5 kg, sebaiknya cukup gunakan waslap.

Mengabaikan Pemilihan Waktu Mandi

Kebanyakan bayi akan langsung merasa lebih relaks setelah mandi. Maka dari itu, sebaiknya di dalam memandikan bayi Mama juga perlu memperhatikan pemilihan waktu. Contohnya adalah saat sore hari, secara rutin di jam yang sama setiap harinya. Dimana sore hari setelah mandi si kecil bisa tidur dengan lebih nyenyak karena tubuhnya terasa segar dan nyaman.

Setelah selesai mandi jangan lupa untuk mengeringkan tubuh bayi menggunakan handuk bayi. Dalam memilih handuk bayi Mama juga perlu memperhatikan beberapa hal seperti memilih handuk bayi dengan tekstur yang lembut (berlabel “cotton combad”), tidak mengandung parfum atau pewangi dan mudah menyerap air.

Tidak Memerhatikan Kondisi Bak Mandi Yang Licin

Memandikan bayi baru lahir untuk pertama memang terasa sulit bagi ibu baru. Jika tidak dilakukan secara hai-hati dapat membahayakan bayi. Air di dalam bak mandi yang bercampur dengan sabun sangat licin dan bayi rawan terjatuh hingga terbentur.

Salah satu cara untuk dapat mengatasi risiko tersebut adalah dengan menggunakan baby bath helper. Baby bath helper merupakan tempat tidur bayi yang bisa dipasang pada bak mandi. Pada empat sisi baby bath helper terdapat jepitan yang dapat dijepitkan ke bak mandi. Jepitan tersebut sangat kuat dan aman bagi bayi.

Sebenarnya bukan hal sulit untuk menghindari kesalahan dalam memandikan bayi bukan? Apa Mama masih latah melakukan kesalahan-kesalahan kecil seperti di atas saat memandikan buah hati tercinta? Jangan lupa untuk berbagi pengalaman Mama berkesempatan untuk memandikan bayi secara mandiri melalui kolom di bawah ini.