Lari Mundur, Apa Manfaatnya Bagi Kesehatan Tubuh?

0
116
Olahraga Lari Mundur
Sumber: Selingan

Diarylounge.com, Olahraga Lari saat ini masih sedang menjadi tren di kalangan masyarakat, beragam level dari maraton hingga color run digelar, bahkan sekarang ada yang baru yaitu lari mundur.

Banyaknya acara fun run atau race run yang diadakan di beberapa negara, tak terkecuali Indonesia. Ini  membuktikan kalau lari kini tak hanya sekedar olahraga semata, namun juga menjadi sebuah gaya hidup.

Olahraga lari pun kini semakin berkembang. Tak lagi maju ke depan, melainkan ada yang disebut dengan backward run atau lari mundur. Mungkin sekilas terlihat aneh karena umumnya lari dilakukan maju ke depan, namun kini dilakukan dengan cara mundur ke belakang.

Mundipharma Indonesia dan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) menggelar “Betadine Retro Run 2017” di SCBD Jakarta. Ini bukan sembarang lari mengingat para peserta menjalani lari secara mundur.

Apa manfaat lari mundur bagi kesehatan?

Ketua YKI sekaligus Ketua Perhimpunan Onkologi Indonesia Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp. PD-KHOM menyebut bahwa lari secara mundur sangat disarankan bagi mereka yang baru menjalani operasi lutut. Ini bermanfaat menguatkan otot tanpa mencederai bekas operasi.

Saat menjalankan kegiatan tersbut, seseorang akan cenderung lebih berhati-hati sehingga indra mereka dilatih lebih tajam untuk melihat ke kiri dan kanan termasuk menjaga keseimbangan. Ini tentunya sangat penting mengingat gangguan keseimbangan merupakan musuh besar bagi kaum lansia.

Kegiatan ini direkomendasikan bagi yang berisiko mengalami gangguan keseimbangan. Lari mundur harus dilakukan sesuai kemampuan. Bagi yang sudah berumur, harus ada yang menemani tentunya.

Sangat dianjurkan untuk melakukannya di tempat datar. Periksa pula kondisi fisik pelakunya sebelum berlari. Selain itu, pelari haruslah dalam kondisi yang prima.

Lari secara mundur termasuk ke dalam latihan fisik bukannya olahraga seperti sprint atau disamakan dengan latihan ketahanan fisik. Aspek keamanan pun haruslah dipikirkan. Kegiatan ini sangat tidak disarankan untuk mereka yang sedang cedera sendi dan mengalami gangguan keseimbangan.

Kegiatan Olahraga Lari Biasa
Sumber: PinkKorset
Inilah sederet manfaat dari lari mundur:

1. Memperkuat Otot Tanpa Melukai Persendian
Ketika berlari biasa terkadang otot memang akan menjadi semakin kencang dan kuat, namun tak dipungkiri jika persendian pun juga akan ikut merasa nyeri secara bersamaan. Namun, lari secara mundur dipercaya dapat membuat fungsi otot lebih efektif tanpa melukai atau membuat nyeri persendian.

2. Mengurangi Tekanan di Persendian Lutut
Ttak akan membahayakan persendian lutut, namun sebaliknya justru akan mengurangi tekanan atau getaran di bagian persendian lutut yang umumnya sering dirasakan ketika seseorang berlari maju. Terutama bagi mereka yang mengalami nyeri sendi, maka lari mundur menjadi pilihan yang tepat dalam merawat persendian kaki.

3. Meningkatkan Penglihatan Tepi Mata
Manfaat lain adalah bisa meningkatkan penglihatan tepi mata. Jika selama ini penglihatan kamu hanya terfokus pada arah depan saja, namun ketika kamu melatih diri untuk melakukan lari mundur maka penglihatan kamu dari seluruh sudut mata pun akan meningkat, baik dari depan atau dari tepi mata.

4. Meningkatkan Kinerja Otak
Melatih seseorang untuk lebih fokus karena lari mundur memiliki risiko bahaya yang lebih tinggi jika seseorang tidak dipaksa untuk memperhatikan dengan seksama apa saja rintangan yang berada di belakang mereka. Kinerja otak tentunya akan berfungsi lebih baik mengingat semua gerakan tubuh saat berlari digerakkan oleh otak.

5. Menjaga Postur Tubuh
Mungki lari biasa tak bisa membantu seseorang dalam mendapatkan postur tubuh yang sempurna. Namun berbeda dengan lari mundur yang bisa mempertahankan atau bahkan menjaga postur tubuh seseorang. Badan akan dipaksa lebih tegap karena leher akan lebih sering menengok ke belakang. Jika badan tidak dipaksa tegap maka bahaya yang berkaitan dengan urat leher pun bisa terjadi kapanpun saat sedang menengok.

6. 100 Langkah Lari Mundur Sama dengan 1000 Langkah Lari Biasa
Manfaat yang satu ini tentunya bisa membuat siapapun akan tergoda untuk mencoba olahraga ini. Bagaimana tidak, lari mundur ternyata berkhasiat dua kali lipat dibandingkan dengan lari biasa. Hanya dengan berlari sebanyak 100 langkah, maka jumlah ini bisa dikali lipatkan dengan total langkah yaitu 1000 langkah lari biasa.

Selain memperbaiki postur dan memperkuat otot, juga merupakan cara yang asyik untuk membakar kalori. Simak manfaat lain dari lari mundur seperti berikut ini:

1. Penelitian
Menurut Dr Barry Bates dari University of Oregon, lari secara mundur merupakan olahraga yang lebih efisien dari kebiasaan lari maju pada umumnya. Penelitian bahkan menyebutkan kalau seseorang hanya butuh energi 80 persen saat lari mundur namun khasiatnya sama dengan ketika berlari ke depan.

2. Atlet
“Atlet yang cedera juga sering berlari mundur agar cepat pulih. Tetapi mereka menggabungkannya dengan lari ke depan demi menyeimbangkan tubuh,” papar Dr Bates.

Sering direkomendasikan untuk mengatasi masalah lutut dan punggung yang cedera. Sebab secara perlahan-lahan, bagian otot betis, paha belakang, dan punggung menjadi lebih kuat dengan melakukan lari mundur.

3. Lebih cepat
Manfaat tersembunyi lainadalah membuat kamu bergerak lebih cepat daripada lari ke depan. Tubuh pun akan cepat langsing dan postur tubuh menjadi lebih baik.

Cara lari mundur
Jika kamu terbiasa berlari dengan treadmill, awali dengan berjalan. Kemudian kurangi kecepatan sampai 50 persen dari aktivitas lari ke depan. Sementara berlari di lapangan sebaiknya dikombinasikan dengan lari ke depan. Misalnya 50 meter lari dengan maju ke depan dan 50 mundur kemudian mengulanginya berkali-kali.

Kekurangan
Karena mata ada di depan, terkadang kita bisa menabrak seseorang atau sesuatu ketika lari mundur. Jika terlalu sering menengok, leher pun akan sakit. Jadi pastikan kamu berlari mundur tanpa halangan di belakang.

Wow, luar biasa bukan? Tertarik mencobanya?