Demonstrasi Ojek Online Hari Ini Hanyalah Perwakilan dari Seluruh Komunitas Pengemudi Grab

0
111
Demontrasi Ojek Online
Demontrasi Ojek Online Di Kantor Grab

Diarylounge.com – Terjadinya aksi demonstrasi di dua Kantor Operasional Ojek Online, Grab yaitu di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat dan di Lippo Kuningan Jakarta Selatan. Demonstrasi itu dilakukan oleh Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) hari Rabu, 19 september 2018.

Pihak Grab nyatakan siap untuk mendengarkan tuntutan para demonstran. Ridzki Kramadibrata selaku Managing Director Grab Indonesia menyampaikan bahwa pihaknya menghargai aspirasi, umpan balik serta masukkan dari komunitas.

Namun, Ridzki menegaskan bahwa aksi demonstrasi ini bukanlah perwakilan seluruh komunitas mitra pengemudi Grab. Beliau menambahkan bahwa, puluhan ribu mitra pengemudi masih beroperasi seperti biasa pada hari ini. Ridzki menambahkan bawa pihaknya sudah mengadakan pertemuan dengan Garda dalam menanggapi tuntutan Garda sejak beberapa bulan lalu.

Ridzki Kramadibrata selaku Managing Director Grab Indonesia
Ridzki Kramadibrata

Nyatanya aksi demonstrasi hari ini dilakukan oleh kelompok kecil mitra pengemudi, sejumlah puluhan orang. Tuntutan mereka telah ditanggapi melalui pertemuan dengan komunitas Garda, sejak beberapa bulan lalu, jelas Ridzki.

Pihaknya selalu berkomitmen dalam meningkatkan penghasilan para mitra pengemudi. Menurutnya peningkatan penghasilan tidak hanya berasal dari tariff. Namun, juga dari berbagai program dan teknologi yang diberikan Grab untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi.

Semua program dan teknologi itu, dirasakan secara langsung oleh para mitra pengemudi yang aktif bekerja.

Gagasan seperti Ojek Online menjadi rencana baru pemerintah dalam membuat aplikasi transportasi online. Rencana ini disambut dengan baik oleh Ketua Umum Perkumpulan Pengemudi Transportasi dan Jasa Daring Indonesia (PPTJDI). Jika benar, adanya maka aplikasi transportasi online milik pemerintah itu akan sangat membantu para pengemudi transportasi online.

Demo Ojek Online
Demo Para pengendara Ojek Online

Igun Wicaksono selaku ketua menyampaikan pernyataan resminya sebagai berikut. Dengan adanya usulan pemerintah yang disampaikan melalui Kemenhub itu menjadi sebuah langkah positif. Teknologi sangat dibutuhkan dalam mendukung operasional alat transportasi. Selama ini para pengemudi transportasi online merasakan perlakuan mekanisme usaha yang tidak adil dari perusahaan asing dan swasta nasional, jelasnya.

Igun juga meminta Kemenhub secepat mungkin melakukan realisasi dari program transportasi online berbasis aplikasi itu secara bertahap. Diawali dengan taksi online terlebih dahulu. Akan tetapi, pada penerapan itu, ia juga meminta agar pihaknya mempunyai regulasi yang jelas dalam mendukung ojek online. Ia meminta regulasi UU yang dapat melindungi dan memperkuat peran serta kedudukan hukum bagi semua pihak.